Selamat jalan paman


Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Beberapa hari yang lalu aku pasang wallpaper hp dengan fotoku. Aku bingung, entah kenapa fotoku terlihat gelap, padahal saat di zoom nggak sampai segelap seperti itu. Kejadian tersebut membuatku sedikit parno, apakah ini pertanda hari terakhirku? Karena sebelumnya, aku merasa fotoku biasa saja, tak sampai seaneh itu. Tapi aku berpositif thinking saja, mungkin HP ku yang rusak, mengingat riwayat pernah jatuh beberapa kali.

Sore ini aku mendadak memikirkan alm. kakek dan budheku. Teringat saat masih kecil, ketika aku sakit pasti ada bayangan hitam yang sekilas lewat di depan pintu kamarku. Bagiku yang masih duduk di bangku TK mungkin itu Alm. kakek yang telah meninggal sedang mengkhawatirkan kondisiku. Sedangkan untuk Alm. Budhe sendiri, tiba-tiba aku teringat saat sedang menyapu halaman rumah, Alm. Budhe setiap pagi selalu berkomentar bahwa halaman yang aku sapu tidak ada sampahnya, untuk apa aku menyapu. Tapi setelah kepergian Budhe, anaknya sekaligus sepupuku bermimpi, mereka di minta membelikan rok berwarna biru untukku.  Kenapa budhe bisa tahu warna kesukaanku? Dan akupun dibelikan rok itu oleh sepupuku.

Dan malam ini, tiba-tiba aku mendengar kabar paman meninggal dunia 😦 . Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.. Aku memang tak begitu akrab dengan paman ini, karena memang saudara jauh. Tapi bagaimanapun juga do’a akan kupanjatkan untukmu paman. Semoga engkau di terima disisinya… Maaf jika aku hanya datang ke rumah paman saat hari raya saja,, Semoga paman tenang disisinya… Amiin …

SELAMAT JALAN PAMAN… 😦 😦

Iklan